Senin, 17 Oktober 2016

Tugas PKTI 1C: 7 Topologi Jaringan beserta Kelebihan dan Kekurangan



7 Topologi Jaringan beserta Kelebihan dan Kekurangan

1.     Topologi Tree (Pohon)


PENGERTIAN :
Topologi Tree (Pohon) adalah kombinasi karakteristik antara topologi star dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi star yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung atau backbone.

KELEBIHAN :
Dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan.

KEKURANGAN :
Apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.

2.  Topologi Linier


PENGERTIAN :
Jaringan komputer dengan topologi runtut (linear topology) biasa disebut dengan topologi bus beruntut, tata letak ini termasuk tata letak umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik sambungan (komputer) yang dihubungkan dengan penyambung yang disebut dengan Penyambung-T dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah penamat (terminator). Penyambung yang digunakan berjenis BNC (British Naval Connector: Penyambung Bahari Britania), sebenarnya BNC adalah nama penyambung bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Sepaksi Thinnet). Pemasangan dari topologi bus beruntut ini sangat sederhana dan murah tetapi sebanyaknya hanya dapat terdiri dari 5-7 komputer.

KELEBIHAN :
-hemat kabel,
-tata letak kabel sederhana,
-mudah dikembangkan,
-tidak butuh kendali pusat, dan
-penambahan maupun pengurangan penamat dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan.

KEKURANGAN :
-deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil,
-kepadatan lalu lintas tinggi,
-keamanan data kurang terjamin,
-kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah, dan
-diperlukan pengulang (repeater) untuk jarak jauh.

3.  Topologi Mesh




PENGERTIAN :
Topologi Mesh adalah suatu topologi yang memang didisain untuk memiliki tingkat restorasi dengan berbagai alternatif rute atau penjaluran yang biasanya disiapkan dengan dukungan perangkat lunak atau software. 

KELEBIHAN :
-Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
-Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
-Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.
-Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.

KEKURANGAN :
-Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan kebutuhan kabel dan Port).
-Hal tersebut sekaligus juga mengindikasikan bahwa topologi jenis ini * Karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit.
-Banyaknya kabel yang digunakan juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruangan tempat komputer-komputer tersebut berada.

4.  Topologi Hybrid



PENGERTIAN :
Kombinasi dari dua atau lebih topologi yang berbeda untuk membuat topologi hybrid. Ketika topologi dasar yang berbeda yang terhubung ke satu sama lain, mereka tidak menampilkan karakteristik dari setiap topologi satu tertentu. Ini adalah ketika itu menjadi topologi hibrida.

KELEBIHAN :
-Fleksibilitas
-Menambah koneksi perangkat lainnya adalah mudah, karena node baru dan / atau periferal dapat dihubungkan ke topologi dan kata topologi dapat dihubungkan dengan topologi hybrid dengan mudah.

KEKURANGAN :
-Pengelolaan sulit
-Biaya mahal dibanding topologi lainnya
-Instalasi dan konfigurasi topologi sulit

5.  Topologi Broadcast



PENGERTIAN :
Secara sederhana dapat digambarkan yaitu suatu host yang mengirimkan data kepada seluruh host lain pada media jaringan.
                                        
6.  Topologi Hierarki



PENGERTIAN :
Berbentuk seperti pohon bercabang yang terditi dari komputer induk (host) yang diswitchungkan dengan simpul atau node lain secara berjenjang, jenjang yang lebih tinggi berfungsi sebagai pengetur kerja jenjang dibawahnya, biasanya topologi ini digunakan oleh perusahaan besar atau lembaga besar yang mempunyai beberapa cabang daerah, sehingga data dari pusat bisa didistribusikan ke cabang atau sebaliknya.

KELEBIHAN :
-Data terpusat secara hirarki sehingga manajeman data lebih baik
-Mudah terkontrol
-Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas;

KEKURANGAN :
-Komputer di bawahnya tidak dapat dioprasikan apabila kabel pada komputer tingkat atasnya terputus
-Dapat terjadi tabrakan file (collision)

7.     Topologi Peer to Peer




PENGERTIAN :
Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak lebih dari 10 komputer dengan 1-2 printer).

KELEBIHAN :
-Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti: harddisk, drive, fax/modem, printer
-Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.
-Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.

KEKURANGAN :
-Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan workstation.
-Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client- server, karena setiap komputer/peer isamping harus mengelola emakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
-Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur masing- masing fasilitas yang dimiliki
-Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan oleh masing- masing komputer tersebut.

Senin, 10 Oktober 2016

Pengantar Komputer dan TI 1C



Klasifikasi Software

Secara umum klasifikasi software komputer atau pengelompokan software ada tiga, yaitu:

1.      Sistem software.
Software ini berfungsi mengoperasikan sistem dasar dari perangkat keras atau hardware mulai dari komputer dihidupkan dan mengatur software aplikasi yang berjalan pada perangkat komputer. Sistem software terdiri dari sistem operasi, driver peralatan, dan utiliti. Sistem operasi (OS) adalah kumpulan atau satu set perangkat lunak yang mengelola sumber daya perangkat keras komputer dan menyediakan layanan umum untuk program komputer(program aplikasi). Program aplikasi memerlukan sistem operasi untuk fungsi. Sedangkan driver peralatan adalah penghubung antara sistem operasi dengan alat/hardware.
2.      Programming Software
Programming software adalah perangkat lunak yang digunakan oleh pengembang perangkat lunak untuk membuat, debug, dan program aplikasi. Istilah ini biasanya merujuk pada program yang relatif sederhana yang dapat digabungkan bersama-sama untuk menyelesaikan tugas. Pemrograman perangkat lunak adalah sebuah sub-kategori perangkat lunak sistem tetapi kadang-kadang disebutkan sebagai sebuah kategori terpisah dari perangkat lunak bersama dengan aplikasi dan sistem perangkat lunak. Atau programming software bisa juga diartikan sebagai perangkat lunak yang berfungsi menterjemahkan perintah-perintah yang disusun programmer menjadi bahasa mesin.
3.      Aplikasi Software
Perangkat lunak aplikasi dikembangkan untuk melakukan tugas komputasi. Ini adalah seperangkat program yang memungkinkan komputer untuk melakukan pekerjaan tertentu pengolahan data untuk pengguna. Aplikasi software ini banyak contohnya. Tapi secara umum aplikasi software dikelompokan menurut fungsi atau penggunaan umum yaitu:
§  Aplikasi Pengolah Angka
§  Aplikasi Pengolah Kata
§  Aplikasi Pengolah Data
§  Aplikasi Pengolah Gambar
§  Aplikasi Pengolah Video
§  dan lain-lain

KLASIFIKASI APLIKASI BERDASARKAN FUNGSI 

Klasifikasi aplikasi berdasarkan fungsi di bagi menjadi  4 yaitu

a)      Untuk Bisnis Dan Perkantoran
Dengan adanya software dunia bisnis semakin berkembang terlebih bisnis berbasis online yang sekarang sedang di geluti masyarakat karna memiliki sejuta kelebihan. Dan didunia perkantoran aplikasi sangat berguna untuk memudahkan kegiatan perkantoran sehingga tidak memerlukan waktu lebih lama untuk suatu kegiatan
b)      Untuk Grafik
Dengan adanya aplikasi seseorang dapat membuat data bergerak dan membuat tampilan lebih menarik
c)       Untuk Animasi
Dengan adanya aplikasi seseorang dapat membuat suatu gambar bergerak. Sehingga manusia dapat membuat sendiri gambar bergerak dengan menggunakan software
d)      Untuk pendidikan
Untuk pendidikan berbasis tutorial. Kegunaan aplikasi dalam dunia pendidikan adalah memberikan pengetahuan sedini mungkin cara mengoperasikan aplikasi sehingga anak tersebut memiliki pengetahuan atau penambahan ilmu mengenai aplikasi. Dalam dunia pendidikan juga dapat berguna untuk melatih anak-anak menggunakan aplikasi dalam lingkungan kerja sehingga mereka tidak kesukitan menggunakan suatu aplikasi dalam lingkungan kerja.

KLASIFIKASI APLIKASI BERDASARKAN LINGKUNGAN

Klasifikasi aplikasi berdasarkan lingkungan dibagi menjadi 2 yaitu

 
1.      Stand Alone
Adalah aplikasi yang hanya berjalan pada satu komputer dan hanya mampu diakses oleh satu orang dalam satu waktu (tidak bisa bersamaan).

2.      Pengertian Client-Server :

Client/Server dapat diartikan sebagai kemampuan komputer untuk meminta layanan request data kepada komputer lain.  Setiap instance dari komputer yang meminta layanan disebut sebagai client, sedangkan setiap instance yang menyediakan layanan disebut sebagai server.Data yang diminta oleh client dapat diambil dari database pada sisi server yang sering disebut database server, seperi misalnya MySQL, PostgreSQL, Oracle, atau SQL Server. o   Contoh dari Client/Server Application. Client Server didesain dengan menggunakan Active Server Pages (ASP) atau PHP. Skrip PHP atau ASP akan dijalankan di dalam web server (Apache atau Internet Information Services), sementara skrip yang berjalan di pihak klien akan dijalankan oleh web browser pada komputer klien.

CARA MENDAPATKAN APLIKASI
Cara mendapatkan aplikasi dibedakan menjadi 3 yaitu
a). Dengan Cara Membeli
Seseorang tidak perlu khawatir jika ingin mendapatkan aplikasi secara mutlak. Banyak sekali para pembuat aplikasi menjual aplikasi buatannya sehingga kita dapat membeli aplikasi tersebut dan dapat menggunakannya.
b). Dengan Cara Kredit
Seseorang tidak perlu khawatir harus mengeluarkan uang yang banyak untuk mendapatkan sebuah aplikasi. Sekarang sudah ada penjual aplikasi menjual aplikasinya secara kredit sehingga kita tidak perlu takut kehilangan uang dalam sekali waktu namun anda dapat mencicilnya
c). Dengan Membuat Sendiri
Jika kita ingin mendapatkan aplikasi tanpa mengeluarkan uang terlalu banyak kita juga bisa membuat aplikasi sendiri. Keuntungan dari membuat aplikasi sendiri adalah kita dilatih untuk mampu menghasilkan sebuah karya yang mampu kita gunakan maupun orang lain gunakan
d). Dengan Cara Sewa
e). Dengan Cara Mengembangkan Aplikasi

Sekarang sangat banyak perusahaan internasional membuat program aplikasi yang dirancang dengan baik, bebas dari kesalahan, user friendly (mudah digunakan), mempunyai dokumentasi manual, mampu dikembangkan untuk kebutuhan mendatang, selalu ada versi terbaru.